Rabu, 26 November 2014

Percayalah Dengan Janji-Nya

Kita sering memperjuangkan sesuatu yang dijanjikan sesama manusia. Apabila bos berkata “jika target tercapai Anda akan dapat ini dan itu” maka serta merta kita akan berusaha mengejarnya. Walau setelah berbagai cara dilakukan terkadang target tak jua didapat.
Seyogyanya, semangat dan antusias kita lebih besar bila yang menjanjikan sesuatu adalah Allah SWT. Memang, janji-Nya terkadang tidak tampak alias tak terlihat. Namun yakinlah bahwa janjinya adalah pasti dan tak mungkin diingkari.
Bila kita merasa miskin-papa maka biasakanlah sholat sunah sebelum subuh karena janji-Nya sholat sunah itu lebih baik dari dunia seisinya. Janganlah kita menjadi manusia yang tak tahu diri. Sudah miskin, hutang banyak namun bangun kesiangan.
Apabila Anda masih mengindap penyakit minder dan tak percaya diri (pede), bersegeralah rajin sholat tahajud. Karena, janji-Nya, Dia akan angkat derajat orang-orang yang rajin mengerjakannya. Jadi obat minder dan gak pede itu gampang, bersujudlah saat kebanyakan orang masih terlelap tidur. Bila Anda merasa rendah dan hina dihadapan Allah maka justru Allah akan mencabut perasaan minder dan gak pede yang ada di hati Anda.
Begitu pula saat hidup Anda sering susah, merasa banyak urusan tak kunjung selesai, hidup terasa semakin sulit maka segeralah memperbanyak menolong orang lain. Bukankah Allah SWT sudah berjanji, “Siapa yang mempermudah urusan orang lain maka Allah SWT akan permudah urusannya.”
Jadi, bila Anda merasa hidup semakin sulit. Segeralah sadari mungkin selama ini Anda terlalu egois hanya fokus pada diri sendiri dan jarang meringankan beban hidup orang lain. Sadar, euy… Sadar!
Masih banyak janji-Nya yang belum kita kejar. Mari kita berlomba ke jalur yang benar. Mengejar sesuatu yang pasti yang dijanjikan oleh yang paling tahu tentang seluk beluk manusia dan dunia seisinya. Dialah Allah SWT. Anda percaya dengan janji-Nya?
Salam SuksesMulia!

Sumber : http://jamilazzaini.com/percayalah-dengan-janji-nya/

Jumat, 07 November 2014

Wonopotro

Selasa 28 Oktober 2014

Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober, kami berziarah ke makam dukuh Glagahombo. satu-satunya makam yang ada di Dukuhku, dimana letaknya yang berada dipuncak bukit Wonopotro sekaligus jalan-jalan menikmati pemandangan dari puncak bukit.

Sudah lebih dari tiga tahun say tidak jalan-jalan ke Wonopotro. wuihhh.. disana selain makam tadi sudah ada Bumi Perkemahan Wonopotro persih dibawah letak kompleks makam itu dan ini bisa sekalian sebagai uji nyali para peserta perkemahan.. he... Katanya juga ada taman marga satwanya, tapi say tidak sempat melihatnya karena hari sudah sore.

 Dari puncak Wonopotro kita bisa melihat indah pemandangan seluruh dukuhku dari sebuah menara yang dibangun diatas bukit Wonopotro, jauh disana ada Waduk Bade. 

Beberapa tahun terakhir ini dukuhku cukup terkenal (terima kasih untuk kang mas Miftahudin-mantan Kades Blumbang) karena beberapa kali dapat mengajak Bapak Bupati Boyolali berkesempatan hadir maupun hanya singgah. Apalagi setelah diresmikan Bumi Perkemahan Wonopotro, sudah berapa rombongan yang melakukan kegiatan perkemahan disana.

Dahulu... hampir setiap minggu say "berpetualang" ke puncak Wonopotro, ngapain... he.. Mencari rumput untuk ternak kami. dan hampir seluruh pelosok sudut Wonopotro sudah kami jelajahi. Bahkan suatu waktu pernah kami "ketakutan" karena banyak tentara dengan senjata lengkapnya seperti mengejar kami, ternyata mereka sedang perjalanan untuk latihan perang.

Kini sepertinya tidak banyak para pemuda yang mengikuti jejak kami, mungkin karena zaman sudah berubah sehingga jarang para pemuda yang jauh menjelajahi Wonopotro hanya untuk mencari rumput. Mereka sudah disibukkan dengan kegiatan sekolah, kepemudaan dan lainnya.

Selamat, semoga Glagahombo dengan Wonopotro-nya semakin maju, semakin banyak "turis" yang datang berkunjung.