Oleh: Mohammad Fauzil Adhim
Ada saat ketika berpuasa sunnah pun dilarang. Padahal ia adalah kebaikan. Pada hari tasyriq, berpuasa bukanlah keutamaan. Justru terlarang. Bukannya berpahala, malah kita berdosa karenanya.
Ada waktu-waktu yang tidak dibolehkan bagi kita mengerjakan shalat. Padahal ia merupakan ibadah yang dicintai Allah Ta'ala. Betapa pun ingin, kita harus menunggu sampai masa terlarangnya berlalu. Mengerjakan shalat di waktu-waktu terlarang, bukanlah ketaatan kepada Allah 'Azza wa Jalla. Bukan pula bukti cinta kepada-Nya.
Tak setiap kebaikan itu baik kita kerjakan setiap saat. Amal shalih justru bisa salah jika dikerjakan bukan pada saat yang tepat atau menjatuhkan kita pada tasyabbuh. Maka kita perlu senantiasa memohon agar ditunjuki dan dimampukan mengerjakan amal shalih yang Allah Ta’ala ridhai (ﺃَﻋْﻤَﻞَ ﺻَٰﻠِﺤًﺎ ﺗَﺮْﺿَﻰٰﻩُ). Inilah do'a yang kita mohonkan kepada Allah Ta'ala:
ﺭَﺏِّ ﺃَﻭْﺯِﻋْﻨِﻰٓ ﺃَﻥْ ﺃَﺷْﻜُﺮَ ﻧِﻌْﻤَﺘَﻚَ ٱﻟَّﺘِﻰٓ ﺃَﻧْﻌَﻤْﺖَ ﻋَﻠَﻰَّ ﻭَﻋَﻠَﻰٰ ﻭَٰﻟِﺪَﻯَّ ﻭَﺃَﻥْ ﺃَﻋْﻤَﻞَ ﺻَٰﻠِﺤًﺎ ﺗَﺮْﺿَﻰٰﻩُ ﻭَﺃَﺻْﻠِﺢْ ﻟِﻰ ﻓِﻰ ﺫُﺭِّﻳَّﺘِﻰٓ ۖ ﺇِﻧِّﻰ ﺗُﺒْﺖُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻭَﺇِﻧِّﻰ ﻣِﻦَ ٱﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ
"Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shalih yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri".(QS. Al-Ahqaf, 46: 15).
Maka, bersemangat mengerjakan karena memandangnya sebagai amal shalih saja tidak cukup. Kita perlu menimbang, adakah ia termasuk amal shalih yang diridhai-Nya? Ataukah justru menjauh dari ridha-Nya?
Itu sebabnya saya memilih menjauhi acara muhasabah maupun do'a bersama di tanggal 31 Desember malam yang menurut sebagian orang adalah tahun baru karena khawatir tasyabbuh dengan Sylvester Night.
Apakah muhasabah tidak boleh? Bahkan ia sangat baik. Tetapi menetapkan waktunya di akhir tahun, tidak ada tuntunannya dan lebih dekat kepada tasyabbuh. Maka, jika berkegiatan pada waktu tersebut dikarenakan luangnya waktu memang di tanggal itu, kita dapat memilih kegiatan selain muhasabah dan do'a bersama. Banyak ragam kegiatan yang dapat kita lakukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar